Jumat, 11 Maret 2016

TUGAS MATA KULIAH SOFTSKILL AKUNTANSI INTERNASIONAL (TUGAS 1 - PENERAPAN IFRS PADA PERUSAHAAN MULTINASIONAL)

1. Profil Perusahaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.
  • Tahun Berdiri Perusahaan
     Pada Tahun 1956, tercetuslah gagasan perlunya industri baja di indoesia oleh Chairul Shaleh, Mentri Perindustrian dan Pertambangan dan Ir. Juanda, Dirjen Biro Perancangan Nasional. Gagasan ini baru terealisasi dengan adanya persetujuan pokok kerja sama laangan ekonomi dan teknik antara Republik Indonesia dan Uni Republik Soviet Sosialisasi pada tanggal 15 september 1956. Kerja sama ini direalisasikan dengan penandatanganan kontrak pembangunan proyek fital oleh Menteri Perdalam yaitu:
a. Proyek Aluminium Medan
b. Proyek Besi dan Baja Kalimantan
c. Proyek Besi, Baja Trikora
     Akhirnya pada era 1960 diadakan Penandatanganan kontrak pembangunan Cilegon Steel Mills antara Republik Indonesia dan Tjazpromex Part (All Union Export-Import Corporation) dari Moskow dengan kontrak nomor 080 tanggal 7 juni 1960. Dilanjutkan dengan peletakan batu pertama Proyek Besi Baja Trikora pada 20 Mei 1962 di area Seluas 616 Ha dan berdasarkan ketetapan MPRS No.2/1960 proyek ini harus selesai sebelum 1968. Penetapan status proyek besi baja trikora cilegon menjadi proyek vital berdasarkan keputusan presiden RI No. 123 Tahun 1963 tanggal 25 Juni 1963.
     Berdasarkan keputusan Presiden No. 17 tanggl 28 Desember 1967 proyek besi baja Trikora berubah menjadi bentuk Perseroan Terbatas (PT). Beberapa tahun kemudian diadakan pengumuman resmi untuk mendirikan PT. Krakatau Steel (Persero) berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.35 tanggal 31 Agustus 1970. PT. Krakatau Steel (Persero) diberikan mandat yang luas utnuk membangun industri baja di Indonesia.
     PT Krakatau steel mampu menebus pasar export pertama kali tahun 1985 dengan Negara tujuan Jepang, Amerika, Inggris, India, Cina, Kawasan  Timur Tengah, Korea, dan kawasan ASEAN. pada tahun 2007 dimulainya upaya perubahan haluan melalui perbaikan terus menerus dalam efesiensi proses bisnis PT Krakatau Steel (Persero) secara keseluruhan. Perseroan juga membukukan laba bersih sebesar Rp 313,81 miliar setelah tahun sebelumnya rugi Rp 135,4 miliar.
     Perubahan nama PT Krakatau Steel (Persero) menjadi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. terkait dengan kesuksesan Penawaran Saham Perdana pada 10 November 2010. Dengan pemegang saham utama itu dipegang oleh Republik Indonesia sebesar 80% dan sisanya oleh masyarakat sebesar 20%. PT Krakatau steel (Persero) Tbk yang memproduksi Besi Spons, Slab Baja, Billet Baja, Baja Lembaran Panas, Baja Lembaran Dingin dan Baja Batang Kawat yang mampu melakukan ekspor produk baik dalam maupun luar negeri. PT. Krakatau bertempat di kantor pusat yang berada di daerah Cilegon Banten.
  • Terdaftar di BEI dan Jumlah Saham yang Beredar
    Pada 10 November 2010 PT Krakatau Steel tercatat di Bursa Efek Indonesia terkait dengan kesuksesan Penawaran Saham Perdana ditengah kondisi pasar yang masih bergejolak, PT Krakatau Steel (Persero) berhasil menjadi perusahaan terbuka dengan melaksanakan penawaran umum perdana. Pada tanggal 29 Oktober 2010, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan ("Bapepam-LK") No. S-9769/BL/2010 untuk melakukan penawaran umum saham kepada masyarakat sebanyak 3.155.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp 500 (angka penuh) per saham dengan harga Rp 850 (angka penuh) per saham. 
  • Anak Perusahaan
Saat ini perusahaan Krakatau Steel memiliki 11 anak perusahaan, diantaranya :
1) PT Krakatau Wajatama (PT KWT)
    PT KWT didirikan tahun 1992, perusahaan ini beralamat Jl. Industri PO Box 127 Cilegon 42435. Kepemilikan saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada PT Krakatau Wajatama sebesar 100%. Perusahaan ini memproduksi manufaktur baja profil dan Tulangan, seperti : INP, IWF, H-Beam, U-Channel, dan L-Angles, baja tulangan (Deformed dan Plain Bars) serta kawat baja. 
2) PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL)
    KDL merupakan anak perusahaan yang 100% kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. KDL merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Distributor dan Penghasil Litrik, fasilitas utama yang dimiliki adalah pembangkit listrik tenaga uap dengan kapasitas terpasang sebesar 400 MW. Perusahaan ini didirikan tahun 1996 di Kawasan Industri KS, Jl. Amerika I PO Box 156, Cilegon 42443.
3) PT KHI Pipe Industri (PT KHIP)
    KHIP didirikan pada tahun 1973 di Kawasan Industri KS, Cilegon Jl. Amerika I, Cilegon Banten 42435. KHIP merupakan anak perusahaan yang 100% kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. KHIP bergerak pada bidang manufaktur pipa baja, yang bertujuan untuk memproduksi pipa kualitas tinggi yang akan memenuhi tuntutan industri minyak dan gas yang terus meningkat.
4) PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (PT KIEC)
     KIEC merupakan perusahaan yang 100% kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT Krakatau Steel (Pesero) Tbk. KIEC bergerak dibidang Industri real estate dan Perhotelan. KIEC didirikan tahun 1982 yang berlokasi di Wisma Krakatau Lt.1 Jl. KH Yasin Beji No.6 Cilegon, 42435 Banten
5) PT Krakatau Engineering (PT KE)
     KE merupakan perusahaan yang 100% kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. KE yang didirikan pada tahun 1988 menempati gedung di Kawasan Industri Krakatau, Jl. Asia Raya PO Box 147 Cilegon Banten 42435. Sedangkan kantor pusatnya berada di Gedung Wisma Baja Lantai , Jl. Gatot Subroto Kav.54 Jakarta. Perusahaan ini bergerak dibidang Rekayasa dan Kontruksi 
6) PT Krakatau Bandar Samudera (PT KBS)
     KBS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Pengelolaan Pelabuhan. KBS didirikan pada tahun 1996 yang berkantor pusat di Wisma Baja lantai 8 Jl. Jend Gatot Subroto Kav.54 Jakarta-Indonesia 12950, KBS juga menempati gedung di Jl. Mayjen S. Parman KM 13 Cigading, Cilegon, Banten. Selain itu KBS  merupakan perusahaan yang 100% kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
7) PT Krakatau Tirta Industri (PT KTI)
     KTI merupakan perusahaan yang 100% kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1996 yang berkantor pusat di Jl. Ir. Sutami, Kebonsari, Citangkil, Cilegon 42442, Banten. KTI merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Distributor dan Pengolahan Air yang telah diolah melalui water treatment plant.
8) PT Krakatau Medika (PT KM)
     KM merupakan perusahaan yang 97,55% kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT Krakatau Steel (Pesero) Tbk.Perusahaan didirikan pada tahun 1996 di Jl. Semang Raya Cilegon-Banten-Indonesia 42435. PT KM bergerak dibidang Jasa Pelayanan Kesehatan. PT KM sebelumnya bernama Unit Rumah Sakit Krakatau Steel ,kemudian melalui Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: YM.02.04.2.2.488 tanggal 2 Juli 2003 namanya berubah menjadi Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM)
9) PT Krakatau Information Technology (PT KITech)
    Perusahaan ini merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Jasa Teknologi Komputer. KITech didirikan tahun 1993 yang berlokasi kantor pusat di Wisma Baja Lantai 7 Jl. Gatot Subroto Kav.54 Jakarta, 12950, perusahaan juga menempat gedung di Jl. Raya Anyer Km.3, Cilegon. KITech juga merupakan perusahaan yang 100% saham kepemilikannya dimiliki oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.
10) PT Meratus Jaya Iron & Steel (PT MJIS)
      MJIS merupakan  perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur besi dan baja. Perusahaan yang didirikan tahun 2012 ini berlokasi di Jakarta dengan 66,00% kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. 
11) PT Krakatau Nasional Resources (PT KNR)
       KRS merupakan perusahaan yang 100% kepemilikan sahamya dimiliki oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Perusahaan ini memulai usahanya tahun2013 yang berlokasi di Jakarta. KNR  bergerak dibidang Industri pengolahan hasil tambang . 

2. Penerapan IFRS (International Financial Reporting Standads) dalam Pelaporan Keuangan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.
    Laporan Keuangan Konsolidasian PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. tahun 2014 telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK) dan Peraturan-peraturan serta pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
    Penyajian Laporan Keuangan disusun dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.1 (2013) yang diadopsi dari IAS 1. PSAK ini mengubah penyajian kelompok pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif lain.
    Sedangkan Laporan Keuangan Tersendiri disusun dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.4 (2013) yang diadopsi dari IAS 27 hanya mengatur persyaratan akuntansi ketika entitas induk menyajikan laporan keuangan tersendiri sebagai informasi tambahan. Pengaturan akuntansi untuk laporan keuangan konsolidasian diatur dalam PSAK No.65. Berdasarkan PSAK No.65: Laporan Keuangan Konsolidasian yang diadopsi dari IRFS 10, ini menggantikan porsi PSAK No.4 (2009) mengenai pengaturan akuntansi untuk laporan keuangan konsolidasian, menetapkan prinsip penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian ketika entitas mengendalikan satu atau lebih entitas lain.
    Adapun PSAK No.67 berisi tentang Pengungkapan Kepentingan dalam entitas Lain, yang diadopsi dari IFRS 12 dimana PSAK ini mencakup semua pengungkapan yang diatur sebelumnya dalam PSAK No.4 (2009), PSAK No.12 (2009) dan PSAK No.15 (2009). Pengungkapan ini terkait dengan kepentingan entitas dalam entitas-entitas lain.
    Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali untuk laporan arus kas, dan dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas konsolidasian yang disusun dengan menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas yang diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

Sumber :

     Tulisan Ini Adalah Salah Satu Bentuk Tugas Softskill Untuk Memenuhi Tugas Akuntansi Internasional.


                     Nama                :    Friska Rianawati
                     Dosen Matkul   :    Jessica B.,SE.,MMSi


UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS EKONOMI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar