1. Karangan Ilmiah
Pengertian karangan Ilmiah merupakan
sebuah Karya yang baik dan bisa kita ambil kesimpulan untuk mendapatkan
inspirasi dari sebuah Karya Ilmiah tersebut.Berikut adalah sedikit penjelasan
tentang Karya Ilmiah.
Pengertian karangan Ilmiah adalah Sebuah karya tulis yang
mana didalam isinya mengungkapkan suatu pembahasan yang lengkap dan secara
ilmiah yang dituliskan oleh seorang penulis.Untuk memberitahukan sesuatu hal
secara logis dan sistematis kepada para pembaca.
Karya ilmiah juga biasanya ditulis untuk mencari
sebuah jawaban mengenai sesuatu hal yang di teliti dan untuk membuktikan
kebenaran tentang sesuatu yang terdapat dalam objek tulisan tersebut. Biasanya
tulisan ilmiah sering mengangkat tema seputar hal-hal yang baru (aktual) dan
belum pernah ditulis oleh orang lain agar terlihat beda dan terkesan baik.
Istilah karya ilmiah
adalah mengacu kepada sebuah karya tulis yang menyusun dan menyajikan
berdasarkan pada suatu kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah. Didalam sebuah penulisan
karya ilmiah, baik makalah maupun laporan penelitian biasanya telah didasarkan
pada suatu kajian ilmiah dan cara kerja yang ilmiah.Menurut John Dewey ada 5 langkah pokok proses ilmiah, yaitu:
1.
Mengenali dan merumuskan masalah
2.
Menyusun kerangka berpikir dalam rangka penarikan hipotesis,
3 merumuskan hipotesis atau dugaan hasil
sementara,
4 menguji hipotesis, dan
5 menarik kesimpulan.
Ciri
Karya Ilmiah
1. Objektif
2. Netral
3. Sistematis
4. Logis
5. Menyajikan Fakta (bukan emosi
atau perasaan)
6. Tidak Pleonastis
7. Bahasa yang digunakan
adalah ragam formal
Macam – macam
karangan Ilmiah
1. Laporan
penelitian
2. Skripsi
3.
Tesis
4. Disertasi
5. Surat
pembaca
6. Laporan
kasus
2. Timbangan buku
sama dengan kritik buku yaitu
pertimbangan/pendapat tentang baik buruk sebuah karya yang dapat disampaikan
secara tertulis maupun lisan oleh siapa saja. Bedah buku adalah pembicaraan mengenai
buku dengan melibatkan beberapa orang atau forum untuk berdiskusi, ada tokoh
atau bahkan pengarangnya sendiri ikut terlibat. Pendapat/penilaian tentang buku
yang dibedah dapat disimpulkan lebih obyektif karena berdasarkan pendapat umum.
Preview adalah istilah bahasa asing yang artinya peninjauan, sedang review
artinya tinjauan atau timbangan buku, jadi kedua kata tersebut memiliki
pengertian yang hampir sama dengan timbangan buku, hanya saja bedanya pada pelakunya.
Kalau preview biasanya dibuat oleh penerbitnya sebelum sebuah buku diluncurkan
dan penerbit mengundang pengarang/penulis buku untuk menyampaikan penjelasan tentang buku yang
ditulisnya di hadapan para calon konsumen yang biasanya adalah pustakawan, guru
dan dosen atau para tokoh kutu buku yang sekiranya mempunyai minat dengan buku
yang diluncurkan tersebut. Sedangkan review dilakukan oleh orang lain maksudnya
bukan pengarang atau disebut kritikus buku. Review sama pengetiannya dengan
kritik buku, dilakukan oleh soerang kritikus, dapat secara lisan atau tertulis.
Dengan demikian antara preview, review, resensi,
bedah buku dan timbangan buku hampir mirip. Kalau di dalam timbangan buku bisa
dilakukan oleh siapa saja (sama dengan resensi) tetapi kalau bedah buku bisa
dilakukan oleh tokoh yang menguasai atau bahkan pengarangnya sendiri di hadapan
para calon pembaca.
Sinopsis, abstrak dan sari karangan semua merupakan ringkasan dari sebuah isi buku. Sinopsis ringkasannya cukup panjang dan biasanya digunakan untuk buku-buku fiksi sedangkan abstrak sama dengan sari karangan, yaitu ringkasan singkat dari isi buku itu (sari pati buku itu). Baik abstrak maupun sari karangan semua dilakukan secara tertulis.
Sinopsis, abstrak dan sari karangan semua merupakan ringkasan dari sebuah isi buku. Sinopsis ringkasannya cukup panjang dan biasanya digunakan untuk buku-buku fiksi sedangkan abstrak sama dengan sari karangan, yaitu ringkasan singkat dari isi buku itu (sari pati buku itu). Baik abstrak maupun sari karangan semua dilakukan secara tertulis.
3. Ringkasan
Ringkasan merupakan penyajian singkat dari suatu karangan asli, sedangkan perbandingan bagian atau bab dari karangan asli secara proporsional tetap di pertahankan dalam bentuknya yang singkat atau suatu cara yang efektif untuk menyajikan suatu karangan yang panjang dalam bentuk yang singkat.
Langkah - langkah membuat Ringkasan :
1. Membaca naskah asli
Kalau perlu diulang beberapa kali untuk mengetahui kesan umum tentang karangan itu secara menyeluruh. Penulis perlu juga mengetahui maksud pengarang dan sudut pandang pengarang.
2. Mencatat gagasan utama
Pencatatan itu dilakukan dengan tujuan. pertama, untuk tujuan pengamanan agar memudahkan penulis pada waktu meneliti kembali apakah pokok - pokok yang dicatat itu penting atau tidak. Kedua, catatan ini juga akan menjadi dasar bagi pengolahan selanjutnya.
3. mengadakan reproduksi
4. Ketentuan Tambahan
*sebaiknya dalam menyususn ringkasan dipergunakan kalimat tunggal dari pada kalimat majemuk. Kalimat majemuk menunjukan bahwa ada dua gagasan atau lebih yang bersifat paralel
*Bila mungkin ringkaslah kalimat menjadi frasa, frasa menjadi kata. begitu pula rangkaian gagasan yang panjang hendaknya diganti dengan suatu gagasan sentral saja.
*jumlah alinea tergantung dari besarnya ringkasan dan jumlah topik utama yang akan dimasukkan dalam ringkasan.
Manfaat membuat ringkasan :
1. Karena dengan meringkas kita dapat memudahkan membaca isi yang penting-penting
2. Dengan meringkas kita dapat mengingat lebih mudah
3. Lebih baik memahami setelah kita meringkas sehingga tidak mudah lupa
4. Timbangan
Pustaka
Pustaka adalah halaman
terakhir yang di buat untuk mengetahui data-data yang di ambil dari
sumber-sumber yang ada dalam buku,majalah,komik,maupun dari internet.supaya
pembaca dapat mengetahui dasar dari pembuatan buku ini supaya tidak di bilang
copy paste/menjiplak karya orang lain.karena setiap mengambil data tidak
mencantumkan sumber/penerpit/nama orang pengarang akan di kenakan pidana dalam
pasal yang ada di indonesia.
Sumber :